Jumat, 01 September 2017

Cara Budidaya Tanaman Tomat Hidroponik

ZonaTabulampot-Tomat merupakan tanaman yang memiliki siklus hidup yang lumayan singkat, tanaman ini dapat tumbuh sekitar 1 - 3 meter. Tanaman tomat termasuk tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tanaman ini merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan mulai dari Peru sampai Meksiko. Tumbuhan tomat memiliki buah yang berwarna hijau, kuning, dan merah yang biasanya dijadikan sebagai bahan masakan atau bisa dimakan secara langsung. Buah tomat memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia diantaranya dalam hal kecantikan yaitu untuk mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit karena buah tomat banyak mengandung vitamin C.

Cara Budidaya Tanaman Tomat Hidroponik
Tanaman Tomat Hidroponik

Banyak cara untuk bisa menanam sendiri buah tomat, salah satunya adalah dengan cara hidroponik. Cara menanam buah tomat secara hidroponik ini relatif mudah dan murah. Karena cara menanam dengan cara hidroponik dapat menggunakan barang-barang bekas yang ada disekitar anda. Hal yang penting dalam menanam hidroponik adalah kemauan yang anda miliki untuk belajar dan mencobanya. Berikut ini adalah cara budidaya tanaman tomat hidroponik yang sangat mudah untuk anda coba sendiri dirumah.

1. Pemilihan Benih

Cara Budidaya Tanaman Tomat Hidroponik
Contoh Benih Tanaman Tomat

Langkah pertama yang harus anda persiapkan adalah benih tomat yang akan anda gunakan. Pilihlah benih tomat yang memiliki kualitas bibit unggul karena benih yang memiliki kualitas terbaik tentu sudah teruji tahan terhadap serangan hama penyakit tanaman. Anda bisa membeli benih tomat dalam kemasan yang bisa anda dapatkan di toko pertanian yang ada disekitar rumah anda atau bisa anda beli via online shop yang sudah banyak terdapat di internet.

2. Penyemaian

Cara Budidaya Tanaman Tomat Hidroponik
Penyemaian Bibit Tomat

Untuk proses penyemaian benih tomat, anda bisa menggunakan media tanam hidroponik berupa rockwool karena media tanam ini mudah untuk dipindahkan. Potong rockwool menjadi kecil-kecil berbentuk dadu kemudian rendam kedalam air yang sudah dicampur dengan nutrisi hidroponik. Selanjutnya sisipkan benih tomat kedalam rockwool masing-masing 1 biji untuk setiap rockwool. Simpan ditempat yang teduh dan tidak terkena matahari secara langsung selama beberapa hari. Apabila benih sudah mulai berkecambah segera pindahkan ditempat yang terkena sinar matahari agar bibit tidak mengalami kutilang. Jika bibit sudah memiliki 4-6 daun sejati itu berarti benih sudah siap untuk dipindah kedalam pot yang lebih besar.

3. Penanaman

Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah penanaman. Untuk penanaman tomat secara hidroponik dapat anda lakukan dengan berbagai macam cara, salah satu cara yang tidak rumit dan cukup sederhana adalah menggunakan metode hidroponik dengan sistem wick. Pindahkan bibit tomat kedalam pot atau botol plastik bekas agar bibit tomat dapat berkembang dengan baik. Berikan jarak antara akar dan air nutrisi supaya akar mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Untuk lebih jelasnya dalam pembuatan pot dengan botol bekas, bisa anda lihat gambar dibawah ini :


Cara Budidaya Tanaman Tomat Hidroponik
Menanam Sistem Wicks

4. Perawatan

Untuk perawatan tanaman tomat hidroponik ini sedikit berbeda dengan tanaman hidroponik lainnya. Tanaman ini sebaiknya ditempatkan didalam rumah kaca agar terhindar dari serangan hama maupun serangga pengganggu yang bisa merusak tanaman dan mengganggu proses pertumbuhan tanaman tomat hidroponik. Hal lain yang perlu dilakukan antara lain :


  • Pengecekan

Jika ingin memperoleh hasil panen yang memuaskan maka pengecekan tanaman tomat hidrponik ini harus dilakukan secara rutin. Langkah yang bisa anda lakukan adalah mengecek dan membersihkan jika ada daun-daun tomat yang sudah tua berjatuhan di media tanam dan mengecek adanya serangga atau hama yang menempel pada tanaman.

  • Penyiraman

Proses penyiraman ini pada umumnya dilakukan bersamaan dengan pemupukan. Karena proses pemupukan yang digunakan dalam tanaman hidroponik harus dilarutkan dahulu kedalam air sehingga menjadi larutan nutrisi. Pupuk yang anda gunakan harus pupuk khusus tanaman hidroponik antara lain Nutrisi AB Mix dan Lewatit HD-5. Penyiraman sebaiknya anda lakukan pada saat suhu normal yaitu sekitar jam 07.00 pagi dan jam 16.00 sore.

5. Pemanenan

Cara Budidaya Tanaman Tomat Hidroponik
Pemanenan Tanaman Tomat

Pemanenan tanaman tomat hidroponik ini dapat dilakukan pada saat usia tanaman sekitar 2-3 bulan. Satu tanaman tomat hidroponik dapat dipanen sebanyak 2 kali dengan rentang waktu selama 10 bulan. Setelah melewati masa itu, tanaman tomat harus diganti dengan bibit yang baru. Pada saat pemanenan, tomat yang baru dipetik sebaiknya tidak dicuci dengan air. Hal ini untuk mencegah agar tomat tidak cepat membusuk. Bersihkan atau lap dengan kain kering saja, dan buah tomat dapat disimpan langsung atau bisa dikemas untuk dipasarkan.


Demikian beberapa langkah cara budidaya tanaman tomat hidroponik yang dapat anda lakukan sendiri di rumah. Cara ini sangat cocok bagi para pemula atau bagi anda yang hanya ingin sekedar menyalurkan hobi anda dan untuk mengisi waktu luang. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka diperlukan perawatan secara rutin. Selamat mencoba.